28 Januari 2011

Misteri Danau Berwarna Biru Neon di Australia

Berenang seharusnya memberikan suasana yang sehat bagi raga kita. Tetapi, belum tentu demikian halnya jika Anda berenang di kolam misterius ini. Kulit Anda bisa seketika berubah menjadi biru neon usai berenang di danau itu.

"Rasanya seperti kami sedang bermain dengan cat radioaktif," kata Phil Hart yang menangkap gambar fenomena aneh ketika teman-temannya muncul dari sebuah danau di suatu malam.

Apa yang membuat air di tepi danau itu menyala dalam kegelapan? Ya, air berwarna terang di saat gelap itu tidak muncul dengan sendirinya. Ia tercipta karena reaksi kimia yang disebut biopendar (bioluminescence), yang muncul saat konsentrasi mikro-organisme di dalam air terganggu secara alamiah.

Phil, 34 tahun, meletakkan kameranya dengan penyanggah kaki tiga dengan kecepatan shutter terlambat. Lalu, dia kemudian melempar butiran pasir dan batu sehingga kamera dapat menangkap gambar bintik-bintik air biru sebanyak mungkin. Hasil gambarnya: sempurna.
Misteri Danau Gippsland berwarna biru neon, AustraliaGambar-gambar ini terlihat sangat menakjubkan. Warnanya berubah ketika konsentrasi mikro-organisme Noctiluca Scintillans di dalam air tidak normal, jauh lebih tinggi dari biasanya. Phil dan teman-temannya mengambil gambar itu di Danau Gippsland, Victoria, Australia.

"Berada di sana dan melihat biopendar yang begitu memukau adalah kesempatan yang sangat langka," ujar Phil. "Saya di sini sebagai direktur program di sebuah organisasi yang secara rutin mengadakan agenda berkemah di sekitar Danau Gippsland sejak 50 tahun lalu. Dan, belum pernah ada yang dapat melihat biopendar seterang ini."

Seperti yang disebutkan, fenomena ini disebabkan tingginya konsentrasi mikro-organisme yang tinggi. Hal ini diyakini sebagai hasil dari kombinasi kebakaran hutan dan banjir di sekitar danau, di mana secara tidak langsung meningkatkan kadar nutrisi di dalam air yang dapat menghidupkan organisme.

"Ini tidak boleh terjadi lagi dalam hidup saya," tutur Phil. "Saya merasa beruntung karena telah melihatnya dan berhasil merekam gambar tersebut dengan kamera saya."

"Warna biru cerah tidak hanya terlihat dengan mata kepala saya saja, tetapi juga dengan kamera saya. Ketika mengambil fotonya pertama kali, saya hampir tidak percaya melihat orang-orang di air tampak aneh," pungkas pria asal Melbourne itu.



Read More- Misteri Danau Berwarna Biru Neon di Australia

17 Januari 2011

Jangan pernah coba-coba nginap di hotel Lembang

Ini postingan yang saya dapat dari kaskus.us

1.Menginap di Hotel Grand Lembang, Aku Pulang Jual Cincin!

Dengan cerita yang sudah disampaikan oleh beberapa rekan yang merasa
dirugikan oleh pihak hotel grand lembang, saya pun turut merasakan
kejadian yang dialami oleh rekan2. kejadian ketika saya liburan ke
lembang, jam 1 siang saya cek in, lalu dengan banyak perjanjian saya
diminta untuk tanda tangan disertai materai yang isinya jangan
sampai ada komplain atas kehilangan apapun.

Ketika saya selesai makan malam, pergi ke kamar untuk istirahat,
ternyata yang saya temukan dompet saya sudah hilang isinya dengan 2
kartu kredit gold. sedang kan saya tidak begitu hafal no kartunya,
waktu sudah jam 1 malam, hp saya pun turut dicuri.

Saya complain, tapi pihak front office meminta saya sabar sampai
hari pagi. pagi nya saya lapor, tapi pihak hotel dengan skak mati
meyodorkan kertas perjanjian dan memojokan saya, bergelut degn waktu
saya tlp call center 2 kartu kredit gold saya, dan saya mendapatkan
info bahwa hari ini terjadi transaksi sebesar 15 jt di kartu BII dan
16,8 jt di kartu Abn Amro.

Dan nomer hp 08138008**** dengan tagihan 900 rb dalam 1 hari. Ketika
saya sedang sibuk mencari bantuan di luar, ketika saya masuk kembali
ke kamar, saya dikejutkan pula dengan hilang nya notebook aspire
3000 acer AMD. Saya cek in untuk 3 hari dan saya bayar lunas, tapi
dengan dalih saya mencemarkan nama baik hotel, maka saya pun di
minta untuk keluar dengan diberi waktu 30 menit.

Lalu saya laporkan ke polisi, pihak polisi memanggil utusan dari
pihak hotel, tapi pihak polisi dengan tenang nya mengatakan hal ini
dilupakan saja sebab tidak ada saksi dan pihak hotel pun tidak mau
dijadikan saksi. Pihak hotel menjanjikan untuk mengurus masalah ini,
tapi tiap kali saya telpon untuk menayakan perkembangan hilangnya
barang-barang saya, mereka hanya mengatakan sedang kami proses.

Anda bisa bayangkan, saya harus menjual cincin untuk pulang ke
Jakarta. saya sudah cape untuk marah-marah, hanya hati-hati saja
terhadap hotel Grand Lembang, bila perlu jangan pernah masuk kesana.
[saka/jakarta/jonoarya@yahoo.com]

2.Hati-Hati Menginap di Hotel Grand Lembang!!!


Ini kejadian benar2 terjadi pada diri saya sendiri: Pada hari Sabtu
tgl 3 Des 05, saya dan keluarga menginap di Hotel Grand Lembang
Bandung dengan menyewa 4 kamar tidur, dan keesokan harinya jam 06.30
saya dan keluarga turun ke resto u/breakfast. Kami semua
meninggalkan kamar dalam keadaan terkunci, dan sekembalinya dari
breakfast sekitar pukul 07.30 saya kembali ke kamar untuk mengambil
kamera untuk foto J dan K yang sedang berenang dan setibanya saya di
kamar, pintu masih dalam keadaan terkunci, setibanya saya di dalam
ternyata kamera digital saya sudah tidak ada, begitu juga dengan HP
saya, setelah saya cek ternyata HP istri saya juga sudah tidak ada!

Total saya membawa 2 HP dan istri saya juga membawa 2 HP yang
kesemuanya sudah hilang. Begitu juga uang tunai yang masih utuh di
dalam amplop di dalam tas istri saya juga ikut hilang. Dan akibat
kejadian ini saya mengalami kerugian belasan juta. Kemudian saya
segera lapor ke security dan manajemen hotel, kemudian saya segera
minta dipanggilkan kepolisian dan minta pemblokiran pintu keluar
serta pemeriksaan bagi tamu yang check out, tapi dengan berbagai
alasan dari pihak hotel maka hal tsb tidak dilakukan, yang membuat
saya lebih kesal lagi ternyata pihak kepolisian baru datang jam
11.00 dengan alasan baru di hubungi oleh pihak hotel pukul 10.30
wib.

Dan yang lebih hebatnya lagi, setelah saya ribut2 di Front Office,
ternyata para tamu mulai berdatangan dan melaporkan hal yang sama,
ternyata ada 6 kamar yang kemalingan dalam waktu yang bersamaan
tanpa ada kerusakan sedikit pun di pintu kamar??? Kemudian kami para
tamu yang kehilangan diminta ke kantor Polsek Lembang u/membuat BAP
dan yang hebatnya lagi ternyata POLSEK dengan HOTEL hanya berjarak
200 meter (mengapa pihak hotel tidak segera memanggil polisi??)

Menurut keterangan polisi, kejadian tsb sudah sering terjadi!!!
Kemudian kami semua meminta pertanggungjawaban dari pihak hotel,
tapi lagi2 kami harus kecewa karena pihak hotel tidak mau memberikan
ganti rugi, itu yang disampaikan kepada kami oleh manajer HRD(Bp.
Teddy) dan manajer Operasional (Ibu Egi). Tolong kepada rekan-rekan
agar hati-hati agar kejadian ini tidak terjadi pada rekan-rekan
semua, dan bilamana ada yang bisa membantu tolong sarannya karena
saya tetap mau tuntut hotel tsb dan mau masukkan ke surat kabar tapi
saya tidak tahu caranya...

3...
Betul sekali...pada tanggal 16-17 Desember 2005, kemaren...saya juga
sempat tidur disana...Kamar 226...Aduh persis apa yang saudara
ceritakan. Alhamdulillah. ..orang-nya sempet kepergok anakku,
sehingga kami sekeluarga tidak dirugikan. Allah masih melindungi
kami sekeluarga! Pertama kali keanehan saya rasakan saat ceck in.
Saya disodorin, surat pernyataan yang intinya pihak Hotel tidak akan
bertanggung jawab atas segala bentuk kehilangan barang, dst.
Termasuk mobil yang anehnya lagi keterangan tsb hanya ditempel
(dilem) dalam lembar permintaan Ceck in yang harus saya
tandatangani. Karena saya sudah capek dan nggak enak badan maka
langsung saya tandatangani saja, sekaligus membayar semuanya pakai
kredit card lunas. Namun masih juga KTP saya ditahan untuk alasan
yang nggak jelas. Pikir saya cuman 1 malam saja, nggak masalah.

Karena kecapaian dan nggak enak badan, setelah selesai sholat isya'
kami sekeluarga (istri dan 2 anak) putuskan untuk langsung tidur
semua pintu aku kunci sendiri. aneh hotel segini kok nggak ada kunci
pengaman lain (grendel, kunci manual), maka saya putuskan pilih
posisi tidur terdekat dengan pintu. Perasaan aneh, was-was mulai
muncul melihat model kunci pintu hotel, yang semacam itu (dapat
mengunci dengan menekan tombolnya) aku tambah was-was lagi termasuk
mobil yang aku parkir agak jauh. Betul juga saat tengah malam
(sekitar jam 00.30 WIB) badan saya kedinginan (Padahal Nggak ada AC-
nya). Rupanya pintu kamarku terbuka sedikit, sehingga angin masuk
lewat pintu aduh: aku teriak ini pasti ada sesuatu yang terjadi aku
langsung keluar, saya tidak melihat orang lain. setelah aku tengok
mobil masih ditempat, aku putuskan balik ke kamar aku bangunin
semuanya, tolong cek semua barang bawaan HP, kamera, laptop, dompet.
Alhamdulillah barang bawaan keluarga saya masih lengkap.

Saat itu juga aku telpon Front desk jawabnya sangat menyesakkan Kan
bapak sudah tandatangani surat pernyataan?? ? aku langsung tutup
telpon. Aku putuskan untuk tidur lagi dan ternyata mata ini nggak
bisa lagi tertutup, hingga pagi.. Saat sarapan pagi saya juga
komplain atas hal semalam, dengan enaknya dijawab dengan lagu yang
sama bahkan tempat sarapan saja aku di ping-pong, yang satu bilang
di ruang Edelweis, yang satu lagi di ruang belakangnya, sekeluarga
aku disuruh bolak-balik aku sempet cekcok dengan petugas pramusaji-
nya. Akhirnya kami sekeluarga nggak jadi sarapan dan kembali ke
kamar, karena 2 anak saya yang lari duluan sempet melihat 2 orang
memakai kaos sedang membuka kamar kami. terus kabur betul juga kamar
kami sudah dalam posisi terbuka ini Rahmat Allah karena kami nggak
jadi sarapan, seandainya saja saya & keluarga sarapan, barangkali
ceriteranya jadi lain. Kembali barang bawaan kami periksa, dicek
satu persatu. Alhamdulillah masih utuh semua dan tanpa ba-bi-bu aku
langsung cek-out (sekitar jam 07,30) dengan meminta KTP saya yang
masih di Front Office, langsung kabur cari sarapan untuk meneruskan
perjalanan ke Jawa.

Kesimpulan saya sudah Final: sekaligus juga pesen untuk temen-temen,
jangan sekali kali menginjakkan kaki ke hotel yang satu ini atau
paling tidak lebih hati-hati dimanapun dan kapanpun Saudara-Saudara
berada. Selamat tinggal Grand Hotel Lembang cari tempat lain saja.
Salam AP

?andrek

24 October 2008 - 01:50 AM

thanks infonya....sebetulnya tuh hotel cuma bwt buang hajat doang alias transit...,jadi hotel transit baagi pasangan yg pengen buang hajat sesaat....jadi ga heran banyak maling disana.


Alamat web grand lembang : http://www.grandhotellembang.com/
Read More- Jangan pernah coba-coba nginap di hotel Lembang

JUAL ALAT SABLON DIGITAL

Saya ingin menawarkan seperangkat alat sablon digital, yaitu alat tuk sablon mug dan sablon piring.









DIJUAL DENGAN HARGA RP 2.000.000,- (DUA JUTA RUPIAH) .

BISA NEGO

JIKA ADA YANG BERMINAT BISA HUBUNGI : 0812 2775 1678 a.n ERICK YOKU

Atu bisa langsung ke alamat saya di :
JL. LANGENSARI 10 PENGOK YOGYAKARTA
UTARA BENGKEL KERETA API BALAI YASA YOGYAKARTA




Read More- JUAL ALAT SABLON DIGITAL

10 Mei 2010

Li Yuanyuan, 21 Tahun tak Lelah Menggendong Ibunya

Hawa udara di Changchun , Tiongkok, sangatlah dingin. Li Yuanyuan memanggul sang ibu yang lumpuh kedua kakinya sambil menggendong putrinya yang berusia dua tahun buru-buru ke rumah sakit karena sang ibu terkena serangan jantung lagi. Orang-orang yang berlalu lalang di jalan memandang mereka bertiga dengan mata terbelalak, semua takjub melihat seorang wanita yang kelihatannya kurus lemah justru memiliki tenaga untuk memanggul satu orang sambil menggendong satu lagi……. 

Menurut laporan “City Evening Post”, di pagi buta, 13 Pebruari 2008, Li Yuanyuan telah memakaikan baju bagi anak dan sang ibu yang baru sembuh dari sakitnya. Jam 10 pagi, Yuanyuan berjongkok di depan sang ibu, meletakkan kedua kaki ibu di pinggangnya lalu memanggul sang ibu, kemudian menggendong putrinya yang berdiri di atas tempat tidur. Kedua tangan Yuanyuan dipakai untuk menyangga sang ibu, sedangkan sang ibu membantu merangkul cucunya mengitari leher Yuanyuan. Dengan cara inilah tiga orang tersebut saling berangkulan dengan susah payah keluar dari rumah sakit. Sang ibu telah lumpuh selama 21 tahun, selama 21 tahun itu pulalah Yuanyuan terbiasa memanggul sang ibu keluar masuk rumah sakit. 
Ketika Yuanyuan berusia 7 tahun terjadilah sebuah kecelakaan lalu lintas yang benar-benar telah merubah kehidupannya. Karena kecelakaan ini ibunda mengalami kelumpuhan pada kedua kaki yang diperparah dengan menghilangnya sang ayah. Sejak saat itu, Yuanyuan menjadi tulang punggung rumah tangga. Karena tidak ada penghasilan Yuanyuan menghidupi keluarga dengan menjadi pemulung, uang hasil kerja kerasnya habis terpakai untuk mengurus sang ibu.

Rasa bakti Yuanyuan kepada orang tua sangat menyentuh hati para tetangga, banyak tetangga yang dengan sukarela memberi bantuan kepada sang ibu dan putrinya ini. Karena sepanjang tahun hanya mampu berebahan, otot kaki sang ibu sering kejang, sakitnya tak tertahankan. Ada seorang tetangga yang berprofesi sebagai seorang dokter tradisional tua, setiap hari membantunya memberikan terapi akupunktur terhadap ibu Yuan-yuan, bahkan mengajarnya menggunakan teknik akupunktur sederhana. Sejak berusia 11 tahun sampai sekarang, Yuanyuan sudah dapat menggunakan teknik akupunktur untuk meringankan rasa sakit ibunya. Tiga tahun yang lalu, Yuan-yuan menikah, setahun kemudian, Yuanyuan melahirkan seorang putri. Namun di mana pun dan kapan pun, Yuanyuan tidak pernah meninggalkan sang ibu, dia dan suaminya bersama-sama memikul tanggung jawab mengurus sang ibu. 

Meskipun rumah tangganya tidak terbilang kaya, mereka sangatlah puas. Sang ibu berkata, terkenang masa 21 tahun ini meskipun penuh penderitaan, namun dia sangat puas, dia merasa diri-nya sama dengan orang tua lain yang juga telah menikmati kehangatan keluarga. Bagi Yuanyuan, selama 21 tahun ini, dia merasa dirinya sangat bahagia, karena dia adalah seorang anak yang masih memiliki seorang ibu. “Saya rela menjadi tongkat ibu sepanjang hidupku.……” (Dajiyuan/prm)

Inilah wujud cinta kasih seorang anak kepada ibunya yang telah melahirkan dia. Menggendong dianggapnya bukan merupakan  sebuah beban namun sebagai rasa wujud cinta kasih ibunya kepada dia yang telah melahirkan dan merawat Li Yuanyuan sejak kecil. Hal seperti ini sudah sangatlah jarang kita bisa lihat dalam budaya generasi muda Indonesia saat ini yang pengen "instant' dan ridak mau susah. Sehingga ketika orang tuanya sudah memasuki usia senja, mereka cepat-cepat mencari panti jompo untuk tempat tinggal orang tuanya kelak. Pernahkan pembaca bertanya pada orang tua masing-masing, tersersit pemikiran meninggalkan anda ketika baru lahir di panti asuhan?? Ini merupakan wujud cinta kasih dan perhatian mereka. Karena mereka tidak hanya membutuhkan penerus keluarga, namun juga hiburan di dalam rumah. Ibarat pelangi sehabis hujan,
Read More- Li Yuanyuan, 21 Tahun tak Lelah Menggendong Ibunya

23 Maret 2010

Terbentuknya Danau Sentani


Pada zaman dahulu kala tinggallah dua orang bersaudara, yang tua bernama Hokhoitembu dan yang muda bernama Hokhoiela. Hanya mereka berdua yang tinggal di sebelah selatan Danau Sentani. Untuk makan sehari-hari mereka mengembara di hutan-hutan mencari binatang buruan. Binatang buruan inilah yang menjadi hidangan mereka setiap hari. Oleh karena pada saat itu tidak ada api, binatang buruan yang mereka tangkap dimakannya mentah-mentah. Adapun darahnya dijadikan air untuk pengganti minumannya. Keseharian mereka hanya ditemani oleh kicauan burung dan desiran angin. Ketika malam tiba merekapun berdua tidur pulas karena kelelahan berburu. Apabila pagi telah tiba dan sang fajar telah mulai menyinari alam jagad raya ini kedua bersaudara ini pun bangun dari tidurnya dan kembali beraktifitas sebagaimana biasanya. Seperti hari-hari sebelumnya ketika mereka bangun di pagi hari hal pertama yang mereka lakukan adalah mempersiapkan peralatan berburu mereka yang terbuat dari kayu, seperti jubi, tombak, serta parang dan kapak yang terbuat dari batu.
Tidak seperti pada hari-hari sebelumnya setiap bepergian ke hutan untuk berburu mereka berdua selalu bersama-sama. Tetapi kali ini mereka berdua bersepakat untuk berpencar. Hokhoitembu mencari buruan ke arah timur dan adiknya Hokhiela menuju arah barat.
“Adik, nanti kalau matahari sudah mulai tenggelam di ufuk barat kita bertemu di Gobuk ya?”, kata Hokhoitembu kepada adiknya.
“Baik kakak”, jawab Hokhoiela adiknya.

Setelah mereka bersepakat untuk bertemu disuatu tempat sebelum malam tiba, berangkatlah mereka berdua dengan tujuan masing-masing. Satu menuju ke arah barat dan satu lagi menuju ke arah timur. Kedua bersaudara ini baik yang menuju ke arah barat maupun yang menuju ke arah timur menempuh perjalanan yang amat melelahkan. Mereka naik gunung, turun gunung, melawati hutan belantara, menenuruni lembah untuk mencari buruan namun tak berhasil. Ketika hari sudah mulai gelap merekapun bertemu ditempat yang telah mereka berdua sepakati bersama. Dalam pertemuan itu mereka bercerita satu sama lain tentang pengalaman mereka dalam perjalanannya. Di tengah keasikan mereka bercerita karena mungkin kelelahan mereka berdua pun tertidur di tempat itu. Keesokan harinya pagi-pagi sekali merekapun bangun, seperti biasa mereka mempersiapkan perlengkapan berburu untuk kembali melanjutkan perjalannya. Kali ini mereka tidak berpencar tetapi bersepakat untuk berangkat bersama-berasama ke arah utara sentani. Usia kedua bersaudara ini semakin-hari semakin tua, mereka tua dalam pengembraan. Ketika mereka tiba di sebelah utara sentani mereka sepakat untuk bermalam di situ. Pagi-pagi buta Hokhoiela terbangun dan keluar dari gubuknya. Di luar gubuknya ia naik ke atas pohon kemudian mengarahkan pandangannya ke arah utara. Di arah utara ia melihat ada asap yang mengepul membumbung ke langit. Hokhoiela merasa aneh melihat asap itu, karena selama hidup mereka baru kali ini ia melihat asap. Akhirnya ia pun turun menemui kakaknya Hokhoitembu dan memberi tahunya bahwa ia melihat benda aneh membumbung ke atas.

Mendengar penjelasan adiknya Hokhoitembu pun segera mengajak adiknya menuju ke arah utara tempat dimana asap itu berada. Mereka berjalan menuruni lembah, menyususri hutan lebat, dan mendaki gunung untuk sampai ke tempat asap itu. Di sepanjang perjalanan tidak ada seorang yang di temuinya. Hari berganti hari, bulan berganti bulan, dan tahun berganti tahun mereka berdua terus berjalan. Setelah sekian lama mereka berjalan akhirnya sampai juga mereka di tempat asap itu berada. Ditempat itu ternyata ada seorang lelaki tua yang bernama Yokhumokho. Yakhumokho ini bertugas menjaga api dan air yang ada di dekat gunung dobongsolo.

Melihat Hokhoitembu dan adiknya datang, Yokhumokho pun bertanya.
“siapa nama kalian dan apa tujuan kalian berdua datang kemari?”, tanya Yokhumokho.
“kami berdua datang kemari untuk meminta air”, jawan Hokhoitembu.
“baik kalau begitu, ini saya serahkan air tapi kalian berdua jangan sekali-kali meletakkan air ini di tanah, ya!”, pinta Yokhumokho.
 “Iya, Bapak!”, jawab mereka.
Setelah mereka menerima air merekapun berangkat pulang. Yang membawa air Hokhoitembu. Sepanjang perjalanan pulang mereka berdua tidak mendapatkan gangguan apa pun. Di tengah perjalanan karena capek dan lelah merekapun memutuskan untuk beristirahat. Air yang dibawa oleh Hokhoitembu diletakkan pada sebatang pohon tumbang, tanpa sengaja air itu tumpah. Tumpahannya mengalir melewati kelokan-kelokan tanah menuju kawah sebelah selatan Sentani. Kedua kakak beradik ini pun kaget.

Karena merasa bersalah mereka memutuskan untuk mengikuti kemana saja air yang tumpah itu mengalir. Rupanya air yang mengalir menyebar ke segala penjuru. Ada aliran air yang menuju menuju Kehiran. Aliran air itulah yang sekarang menjadi kali Awaiwi yang terdapat di Kehiran. Sesampainya diujung kali, Hokhoitembu mengatakan kepada adiknya yang Hokhoiela.
“Sekarang kita berpisah, saya menuju ke bagian timur dan kamu menuju ke bagian barat”, kata Hokhoitembu.
“Baik kakak”, balas Hokhoiela.
Setelah itu mereka pun berpisah, masing-masing berangkat sesuai dengan tujuan mereka dengan bekal air yang masih tersisah. Sang kakak yang berjalan ke arah timur dengan badan lurus menunjukkan daratan yaitu daerah kampung Yahim. Kemudian dengan kepala lurus dan membelokkan badan membentuk sebuah celah yang diletakkan di Kampung Sereh. Selanjutnya badan dibelokkan dengan tujuan membentuk lingkaran kecil yang disebut Pulau Yobe. Kemudian badannya dilingkarkan lagi kurang lebih sembilang puluh derajat sehingga membentuk Pulau Ajau Besar (dalam bahasa Indonesia Ifar Besar). Lalu membengkokkan badan lagi membentuk lingkaran dan terjadilah pulau Habakhei dan selanjutnya ke kiri lagi membentuk antara pulau Habakhei dan Pulau Ohey (Pulau Yohena) dan sekarang pulau itu disebut Pulau Asei. Kemudian Hokhoitembu kembali lagi berjalan dengan badan yang lurus mulai dari Hakhabei menuju kampung Nendali (sekarang Netar) langsung menuju ke arah timur lewat pulau Yohena (Pulau Asei) lalu membelokkan badan ke arah timur langsung menuju ke arah selatan membentuk sebuah daratan. Daratan itulah tempat Kampung Hebeiburu (Kampung Yoka).
Setelah itu kembali lagi Hokhoitembu melanjutkan perjalanan melaui air terus membuat beberapa tanjung yang letaknya antara Kampung Hebeiburu atau kampung Yoka dengan Kampung Puay. Sesampainya di Kampung Puay langsung masuk ke dalam dan membuat sungai yang cukup dalam langsung menuju ke arah timur. Sungai inilah yang dinamakan Kali Itafik (kali jernih). Perjalanan Hokhoitembu tidak terus ke arah timur tetapi berbelok ke arah selatan kawah sentani dan membelokkan badannya ke arah barat sentani, itulah yang membentuk pulau kecil yang bernama Hosena. Selanjutnya berjalan lagi membentuk daratan kemudian tanjung tempat Kampung Ayapo berada. Lalu berbelok ke arah barat membentuk Selat Bhuki. Terus ke arah barat di tengah-tengah danau membentuk pulau-pulau kecil yang bernama Pulau Merah (Pulau Putaly). Kemudian kembali ke arah selatan membentuk pulau kecil yang disebut Obolio. Selanjutnya menbentuk pulau besar yang disebut Atamaly. Terus ke selatan Sentani membentuk daratan yang agak dalam yang sekarang ditempati Kampung Ebale yang sekarang disebut Kampung Abar. Begitu pula adiknya Hokhoiela dengan membawa air ia berjalan dimulai dari daratan kampung Yoboy membuat tanjung panjang menuju arah selatan Sentani, namanya Tanjung Puyebei, kemudian terus ke sentani barat mulai dari Deware (kampung Kwadeware), Yonokong menuju selatan membuat sebuah pulau kecil yang bernama Mantai, selanjutnya berjalan ke arah utara melewati Yonokong membentuk beberapa pulau yang ada di daerah Rogo (Doyo Lama), terus menuju arah barat lewat kampung Yokhonde (nama sekarang Yakonde) sampai ke Sosiri lewat Buruwai belok ke arah timur membuat sungai besar Yope kemudian keluar lewat Kampung Donday. Perjalanan kedua kakak beradik yang membentuk lingkaran ini yang melewati beberapa tanjung menuju arah timur, barat, dan selatan inilah yang akhirnya membentuk danau sentani yang indah dan dapat kita nikmati keindahannya sekarang.
disalin dari :  http://sastralisanpapua.blogspot.com/2010/03/terjadinya-danau-sentani.html
Read More- Terbentuknya Danau Sentani

walau hilang, aku sudah punya sim card baru dengan nomor yang sama

Dua hari yang lalu, secara tidak sengaja karena ngantuk. HP kesayanganku Nokia 5070 yang selama hampir dua setengah tahun lebih menemaniku akhirnya pergi. Bukan pergi ke alam baka tapi hilang. Yach klo dihubung-hubungkan masih ada hubungannya dengan dunia maya. Karena HPku itu hilang di warnet. Ketika itu aku rencananya mau pulang ke kost. Karena flash disk dan HPku sama2 dalam saku yang sama, terpaksa HPku, aku keluarin tuk ambil flash disk tuk dicolokin ke CPU di warnet tuk copy lagu... Jadi HPku itu, aku keluarin trus ditaruh di meja keyboard. Setelah aku copy lagu, aku langsung sign of dan keluar tuk bayar sewa internet. Ketika itu aku yang aku masukin dalam saku, cuma Flash diskku saja. Setelah keluar dari warnet tersebut, aku pindah ke warnet lain. Ketika aku keluar, sama sekali aku tidak ingat dengan HPku itu. Hingga 1 jam kemudian, ketika lagi asyik chating di YM dengan seorang teman, secara tidak sengaja aku main2 sakuku, ketika itu baru aku sadar klo HPku tidak ada di dalam saku.
Ketika aku kembali ke warnet tempat yang aku main, sempat aku tanyakan sama operatornya yang ketika itu sudah berganti mengenai HPku itu. Dari operator tersebut, dia bilang gak tahu mengenai HPku. Aku sempat ngecek HPku di meja tempat aku main tadi.Ternyata sudah tidak ada. akhirnya aku kembali lagi ke warnet yang tadi aku sempat YMan itu.
Sejam kemudian akupun pulang ke kost, memang sich dalam hati aku pikir wah HPku dan simcardku dah hilang. Udah gak bisa lagi hubungi siapa-siapa begitu pula sebaliknya. Tapi yang membuat aku kuat, aku yakin HPku itu gak bakalan dipake orang lain karena HPku itu diberi PIN HP. Selain itu juga, aku tahu walaupun HPku hilang, aku masih bisa ke grapari telkomsel untuk mengurus sim card baru dengan nomor yang sama.Agar orang-orang bisa tetap berhubungan dengan aku. Karena nomor itu sudah terlalu banyak sekali orang yang tahu, sehingga jika aku ganti dengan nomor lain. Akan membuat orang lain ataupun aku susah untuk komunikasi.
 Tapi tadi pagi, sekitar jam 9an, aku sudah ke grapari dan telah mendapatkan sim card baru dengan nomor yang sama. Walau dengan antrian yang cukup memakan waktu lama. Namun dengan biaya Rp 10.000,-  aku sudah dapat menggunakan nomor yang sama kembali. Walau memang sich, tuk beberapa jam ini blom diaktifin, soalnya blom dapat HP buat ngaktifin kartu tersebut.
Tadi sempat ke kantor polisi tuk ngurus berita kehilangan, agar aku bisa dipermudah dalam mencari dan syukur-syukur bisa mendapatkan kembali HPku itu.Karena biasanya khan surat sakti dari pasukan seragam coklat tua itu khan sakti banget tuk melakukan sesuatu terkait kebenaran.
Read More- walau hilang, aku sudah punya sim card baru dengan nomor yang sama

07 Maret 2010

BASIC ENVIRONMENTAL TRAINING

Keberlanjutan daya dukung lingkungan adalah harapan umat manusia. Sayangnya, fenomena kekinian menunjukkan bahwa tingkat kerusakan lingkungan makin menjadi yang berujung pada kegentingan daya dukung ekologi. Pelatihan ini ditujukan bagi berbagai kalangan yang punya kepedulian dalam usaha-usaha penyelamatan lingkungan... hidup dalam aspek konservasi hingga advokasi. MENJADI ENVIRONMENTALIS DEMI KEBERLANJUTAN EKOLOGI..!
--
WAKTU & TEMPAT
18 – 20 Maret 2010 | materi in class
bertempat di Fak. Hukum Univeristas Atma Jaya Yogyakarta
Kampus I Gedung Alfonsus Jl. Mrican Baru 28 Yogyakarta
21– 27 Maret 2010 | study lapangan
--
PESERTA (terbatas)
30 orang
Terdiri dari unsur pelajar/mahasiswa dan masyarakat umum
--
PENDAFTARAN
batas akhir pada 11 Maret 2010
di WALHI Yogyakarta, Jl. Nyi Pembayun No. 14-A Kotagede – Yogyakarta
Formulir dapat diambil langsung atau download di www.walhi-jogja. or.id
--
FASILITAS
- Sertifikat
- Makan dan Snack selama pelatihan
- Id card
- Training kit
- E-book (menjadi enverimontalis itu gampang)
- T-Shirt
--
KESEMPATAN YANG DIPEROLEH PESERTA
- Kesempatan magang di seluruh lembaga anggota WALHI Yogyakarta
- Kesempatan mengikuti seleksi volunteer WALHI Yogyakarta
- Tergabung bersama Sahabat Lingkungan WALHI Yogyakarta dan Sahabat WALHI se-Indonesia
--
KONTRIBUSI
Rp. 100.000 (seratus ribu rupiah)
--
KONTAK PENYELENGGARA
0274-378631 | diy@walhi.or. id
Umbu: 085228094032 | wulang@ymail. com
Iqin: 0818268001 | iqin.sasak@gmail. com
--
Hal-hal yang belum jelas dapat langsung ditanyakan ke penyelenggara
WALHI Yogyakarta, Jl. Nyi Pembayun No. 14-A Karang Samalo – Kotagede Yogyakarta
Telp/fax: 0274-378631 | diy@walhi.or. id | www.walhi-jogja. or.id

Read More- BASIC ENVIRONMENTAL TRAINING

04 Maret 2010

Obama datang, Papua Referendum?

Presiden AS Barack Obama dikabarkan akan datang ke Indonesia bulan ini(Maret-red) dan kepastian kedatangan presiden kulit hitam pertama AS ini dipastikan jadi. Yang mana dirilis oleh salah satu media massa Indonesia beberapa hari lalu, dikabarkan bahwa presiden AS yang pernah menghabiskan masa kecilnya di Indonesia ini  datang dengan tujuan untuk membahas perubahan iklim yang sedang menjadi isu paling hangat di seluruh penjuru dunia. Namun selain untuk membahas perubahan iklim, Obama yang akan datang beserta istri dan kedua anaknya itu juga akan membahas lima agenda. Selain membahas perubahan iklim, Obama yang berayahkan Muslim ini akan membahas hubungan antara Islam dan Barat dari sisi ekonomi, politik dan intelektual melanjutkan pidatonya di Kairo, Mesir beberapa waktu lalu. Selain itu juga agenda lainnya yaitu terkait hubungan ekonomi Indonesia-AS karena banyak perusahaan AS yang berinvestasi di Indonesia.
 
akhir bulan Januari lalu melalui kompas online, diberitakan "Papua akan mencoba referendum pada bulan Maret mendatang. Ini masalah serius," kata Ketua Umum Laskar Merah Putih, Eddy Hartawan, sebelum acara doa lintas agama di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Sabtu (30/1/2010) malam ini.

Hal ini bisa menjadi sebuah kebenaran jika kita mengaitkannya dengan kedatangan Obama ke Indonesia bulan Maret ini. keterkaitan ini mungkin kurang begitu terpublikasi secara jelas di media. Hal ini dikarenakan posisi Obama saat ini merupakan orang nomor satu di AS yang tidak hanya melihat dan melindungi orang kulit hitam namun semua warga negara AS dimana saja dia berada. Media massa di Indonesia tidak pernah meliput tentang kegiatan-kegiatan Obama waktu ketika menjadi senator di senat Amerika. Padahal perlu kita tahu, Obama ketika masih sebagai senator di senat AS, dia(Obama) merupakan salah satu anggota kaskus kulit hitam di senat yang khusus membahas tentang kaum hitam di dunia. Yang mana pernah tahun 2008 salah seorang anggota kaskus Eni F.H. Faleomavaega pernah ke Indonesia untuk mengunjungi Papua terkait masalah yang terjadi di Papua.
Read More- Obama datang, Papua Referendum?

22 Desember 2009

Planet Baru "Mirip Bumi" Berlimpah Air

Jakarta  - Penemuan "dunia tirta" baru (planet serupa Bumi yang berlimpah air) yang mengorbiti satu bintang dalam jarak 40 tahun cahaya menjadi planet pertama yang diketahui mirip Bumi dan membuat manusia menjadi cukup dekat untuk bisa mengendus atmosfernya, kata para astronom seperti dikutip jurnal Nature.

Dinamai GJ 1214b, ukuran planet ini hanya sekitar 2,7 kali ukuran Planet Bumi dengan massa kira-kira 6,5 kali lebih berat dari Bumi.

Berdasarkan berat jenisnya, para ilmuwan mengira GJ 1214b mengandung 3/4 air likuid dengan inti padat dari besi dan nikel serta atmosfer hidrogen dan helium yang merupakan mirip dengan Bumi.

Namun dalam banyak cara lainnya, planet ini adalah "binatang kejam yang sangat berbeda" dari Bumi yang kita tinggali, kata para ilmuwan.

"Pada dasarnya ini adalah satu samudera luas," kata kepala peneliti David Charbonneau dari Pusat Astrofisika Smithsonian, Universitas Harvard, Cambridge, Massachusetts.

"(Di planet ini) tidak ada satu pun benua yang mengambang di atas atau menyeruak dari air."

Lebih dari itu, GJ 1214b lebih panas dibandingkan Bumi dan atmosfernya sepuluh kali lebih tebal dibandingkan planet kita, kata para peneliti.

Hal ini mungkin membuat apapun sulit untuk hidup seperti selama ini kita ketahui. Untuk para pemula, tekanan atmosfer terhadap permukaan planet itu besar sekali dan cahaya yang sangat sedikit sulit menembus kabut demi mencapai samudera planet tersebut.

Planet baru menyerupai Bumi ini tetaplah sangat asing.

Planet Super-Earth baru itu ditemukan dengan menggunakan proyek MEarth, satu unit perangkat teleskop kecil berbasis di Bumi yang digunakan untuk mendeteksi perubahan dari menit ke menit dari kekuatan cahaya bintang-bintang merah nan redup yang disebut dengan M dwarfs (bintang cebol).
]
Kelipan periodikv cahaya bintang bisa disebabkan oleh planet-planet yang secara terpisah transit atau mengitari bintang-bintangnya. Karena bintang cebol M dwarfs lebih buram ketimbang bintang-bintang seperti Matahari, maka menjadi lebih mudah menjejak pengurangan kekuatan cahaya yang disebabkan oleh planet-planet seukuran Bumi yang lebih kecil massanya.

Kendati GJ 1214b tidak langsung terlihat, perubahan pasti dalam cahaya bintang karena jejak perjalanannya, memungkinkan para astronom bisa menakar ukuran dan massa planet tersebut, yang nantinya menawarkan petunjuk-petunjuk terhadap komposisi planet itu.

Dan karena dunia tirta begitu dekat ke Bumi, demikian Charbonneau, teleskop optik yang berbasis di antariksa seperti Hubble atau Kepler bisa seharian digunakan untuk mengendus kandungan kimia pasti dari atmosfer planet serupa Bumi itu.

"Sejumlah cahaya dari bintang cebol itu menembus atmosfer planet serupa Bumi tersebut (seperti cahaya Matahari menembus Bumi), dan menempel pada fitur-fitur atom dan molekul apa saja yang ada," kata Charbonneau.

Secara keseluruhan, penemuan ini adalah "pencapaian yang menjadi tonggak" yang bisa menutup kesenjangan ilmiah dalam planetologi, kata Greg Laughin, ilmuwan astrofisika pada Universitas California, Santa Cruz, yang tidak terlibat dalam penelitian itu.

"Saya selalu membayangkan seperti apakah bentuk planet bermassa enam kali dari Bumi itu. Kini kita mengetahuinya. Planet itu benar-benar sangat berbeda dari sistem tata surya kita," kata Laughlin.
Read More- Planet Baru "Mirip Bumi" Berlimpah Air

16 November 2009

Filosofi Bebek


Saya tiba-tiba seperti ini mengetahui filosofi Bebek, unggas yang bisa berenang ini ternyata punya sisi positif yang bisa kita jadikan contoh dalam mengatasi masalah hidup kita sehari-hari. saya sendiri merasa cocok dengan karakter bebek ini. Karena filosofi ini cocok sekali dengan karakter saya. Bisa teman-teman baca, yang saya dapat dari sesama blogger.

Selamat membaca!!!
Suatu hari saya tidak sengaja melihat tiga orang rekan saya yang kebetulan semuanya akhwat, ciee..sedang ngobrol di lantai belakang gedung rektorat Unila. Tampaknya mereka sedang curhat, pikir saya waktu itu. Saya pun tidak menggubrisnya, namun tiba-tiba saja mereka memanggil saya. “Peng…peng…sini peng…”(Nama panggilan di teknokra yang saya pun kontra menerimanya).

Seorang dari mereka memanggil saya. Saya pun kemudian menghampiri mereka. Perasaan saya mulai terusik saat melihat deraian air mata membasahi pipi (alahhh so romantis) salah seorang rekan saya. Sebut saja Bunga (Bukan nama Struk SPP). Tampaknya dia sedang bermasalah, pikirku menerawang.

Aku pun mencoba menengahi. “Ada apa?,” tanyaku. Urusin ni temenmu, kata salah seorang teman saya waktu itu. “Kamu kenapa? Ada masalah apa? Kembali tanyaku pada si Bunga. Namun tiba-tiba aku terhentak. “Kamu orang gak pernah ngerti masalah saya. Kamu orang gak kan bisa nyelesain masalah saya, bla..bla..blaa…” begitu ujarnya dengan nada tinggi. Pikiran ku pun menerawang, dia sedang ada problem dengan keluarganya yang berimbas pada eksistensinya di Teknokra.

Sebagai seorang teman, saya pun mencoba menenangkannya dan memberi pengertian. Namun usaha saya dan dua orang rekan saya sia-sia. Dia tetap bersikukuh dan menganggap kami tidak mengerti akar permasalahannya, apalagi memberikan solusi. Puncaknya saya pun bingung dan memilih diam. Terus terang saya kehabisan akal.

Saya pun kemudian memilih untuk pergi. Ya..pergi tuk mencari solusi. Kebetulan waktu itu saya bertemu dengan senior saya, mbak Uchi namanya. Saya pun menceritakan permasalahan yang sedang dialami rekan saya tersebut. “Bla..bla…”. “Ya udah kumpulin temen-temennya kita ngobrol aja,” seru mbak Uchi, di ruang keramat teknokra.

Bergegas saya menghubungi teman-teman saya satu angkatan. Kalau tidak salah ada enam orang waktu itu. Tidak lama kemudian mbak Uchi dating menghampiri. Kami pun larut dalam obrolan sensitife. Mbak Uchi meminta kami menjelaskan permasalahan keteknokraan yang sedang kami alami.

Satu persatu dari kami pun mengutarakan permasalahan masing-masing, mulai dari masalah pribadi, keluarga dan cinta. Halahh… Seorang rekan saya yang tadi menderaikan air mata bahkan sempat menyatakan ingin keluar dari teknokra. Ia bahkan mempertanyakan teknokra itu apa? Teknokra hanyalah sebuah nama. Untuk apa saya di teknokra, ga’ ada untungnya. Begitu ucapnya. Kata-kata ini menambah deretan rasa deg-deg’-an dalam hati saya.

Setelah semua usai, mbak Uchi pun perlahan memberikan arahan kepada kami. Ia pintar memainkan kata-kata hingga ku tak kuasa menahan air mata. Kata-kata itu adalah kata-kata mutiara yang tiba-tiba mensuplay energi kedalam diri saya. “Teknokra bukanlah hanya sebuah nama. Teknokra bukanlah sekret belaka. Teknokra adalah kita semua”, ujarnya mantap.

Tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan. Yakinlah bahwa pilihan kita di teknokra adalah pilihan yang benar. Buktikan dan tunjukkan itu.

Kalian tahu filosofi bebek? Ada yang mau seperti bebek? Tiba-tiba pertanyaan itu terlontar darinya. Bebek? Apa sih maksudnya, perasaanku membatin.

“Ya..bebek. Coba lihat saat bebek berenang. Apa yang kalian lihat. Bebek begitu tenang berenang menyusuri air dalam kolam. Santai sekali tampaknya apabila dilihat dari darat. Tapi, coba kalian berenang dan lihat kaki si bebek. Kakinya begitu sibuk mengayun, dan begitu sibuk bekerja”.

Ada yang tau artinya? hmm..seketika kami terdiam.

“Artinya adalah kita tidak perlu menunjukkan kesibukan, jerih payah dan kesusahan kita pada orang lain. Cukup diri kita saja yang tahu. Santai saja, dan selalu tersenyumlah kepada orang lain, meskipun sebenarnya kita sedang susah, sedang banyak masalah”.

Perbincangan itu begitu membuat saya terharu. Hal itu menjadi flashback dan pencerahan bagi kami khususnya saya. Syukur Alhamdulillah, si Bunga pun,,akhirnya tercerahkan..dan semangat teknokra kembali menyelimutinya. Tangis pun berubah menjadi senyum dan tawa ria. Seakan menjadi pertanda,, saya akan tetap semangat di Teknokra!! Tetap semangat kawan..dan Tetap Berpikir Merdeka!
Read More- Filosofi Bebek

Maut dalam Sesendok Gula


Semua gula dalam makanan yang kita makan sehari-hari ternyata tak hanya meningkatkan risiko obesitas dan diabetes tipe 2, tapi juga dapat memangkas umur manusia. Sebuah laporan yang dipublikasikan dalam Cell Metabolism menyatakan bahwa bagi cacing Caenorhabditis elegans,yang diberi makan gula, hidup itu memang manis tapi singkat.


Hanya dengan menambahkan sedikit glukosa pada makanan C. elegans, cacing itu bakal kehilangan 0,2 persen masa hidup normalnya. Para ilmuwan melacak adanya efek sinyal insulin, yang dapat menghalangi molekul lain yang berperan dapat memperpanjang usia nematoda itu.

Meskipun studi itu dilakukan terhadap cacing, Cynthia Kenyon dari University of California, San Francisco, Amerika Serikat, menyatakan ada banyak kemiripan antara cacing dan manusia dalam jalur penandaan insulin. Kenyon langsung mengubah kebiasaan makannya dan beralih pada menu diet rendah karbohidrat, setelah mengetahui hasil studi tersebut. Kini dia menyingkirkan makanan penutup dan makanan kaya tepung dari meja makannya. "Pada awal 1990-an, kami menemukan mutasi yang dapat melipatgandakan rentang usia normal cacing ini," kata Kenyon. "Mutasi itu mempengaruhi penandaan insulin."

Mutasi pada gen daf-2 terbukti secara spesifik memperlambat penuaan dan melipatgandakan rentang usia. Usia yang lebih panjang itu juga bergantung pada faktor transkripsi FOXO lain, yang disebut DAF-16, dan faktor heat shock HSF-1.
Kini para ilmuwan menunjukkan bahwa faktor yang sama juga terlibat dalam menentukan usia cacing yang diberi makan glukosa. Begitu kuatnya dampak glukosa juga membuat mutasi gen daf-2 tak mampu memperpanjang usia cacing.
Cacing yang diberi makan glukosa memperlihatkan penyusutan saluran aquaporin, yang mentransportasi gliserol, zat yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menghasilkan glukosa sendiri. "Jika kekurangan glukosa, tubuh membuatnya sendiri dengan gliserol," kata Kenyon seperti dirilis oleh tempo.com edisi 10 November 2009.

Studi lanjutan memang diperlukan untuk melihat apakah efek gula yang sama dialami tikus, bahkan manusia. "Meski belum memahami mekanisme glukosa memperpendek usia hidup C. elegans, fakta bahwa saluran transportasi aquaporin mamalia diatur oleh insulin meningkatkan kemungkinan bahwa glukosa juga dapat memperpendek rentang usia manusia," kata Kenyon.
Read More- Maut dalam Sesendok Gula